Bulan Malam Lalu

Ada yang lain dimalam lalu

sang bulan yang biasa terlihat bulat,namun malam ini hanya separoh

memang beda tapi malah seakan terlihat seperti sebuah senyuman dari langit

Bertanya pula,

mengapa malam lalu juga sang bulan tak berteman?

tiadapun sang bintang,yang padahal selalu tak pernah jera menemani?

————————————————————————————————

Bisa jadi sang bintang sedang bersama benda langit yang lain dan berkompromi untuk melatih sang bulan berdiri sendiri

walaupun tak berteman…

justru sang bulan malah terlihat lebih cantik dari malam-malam yang biasanya

————————————————————————————————

Dibalik kesendirian itu,sang bulan mencoba berdiri sendiri dan berusaha tampil apa adanya

ternyata memang sang bulan lebih anggun dibalik kesendiriannya, juga semakin memperjelas pula bahwa keberadaannya menambah indah hiasan langit malam

(malam yogya,070611)

Iklan

Kasih Tak Terbatas

Ibu yang tercinta...
Tak cukup kata yang bisa kutulis untukmu
Untuk semua curahan kasih sayangmu
Untuk semua belaian cinta kasihmu yang tulus
Untuk semua do’a yang kau ucapkan untukku disetiap sela-sela dzikir sholatmu
Untuk semua deraian air mata yang keluar karenaku
 ...Ibu yang tersayang...
Kau ajarkan aku cara berdiri tegap yang tak goyah diterpa angin
Kau ajarkan aku cara berjalan yang tak bimbang dan tentu arah
Kau ajarkan aku cara berbicara yang benar dan sesuai aturan
Kau ajarkan pandangan yang tak hanya sejurus dan kau ajarkan segala yang kau bisa untukku
 
...Ibu yang terkasih
Engkau memang wanita tiada dua,yang rela berkorban apapun demi anak terkasihmu
Tak salah Tuhan mengnugerahkan surga dibawah telapak kakimu
karna memang benar dan memang pantas untuk semua pengorbananmu
 
 
OOhh…Ibu ingin kukatakan Aku mencintaimu karena Allah dan slalu kudoa’akan yang terbaik bagimu
Terimakasih ibu kadang aku tak pedulikanmu,pun kadang aku tak patuhimu,namun jauh dilubuk hati kau tak akan terganti
 "Kelak nanti kuingin sepertimu mengasihi anak-anakku"

Berceloteh dengan pena

memulai semuanya dengan selembar kertas putih polos
padahal tak pernah tahu apa yang akan dituliskan
hanya coret-coretan tak beraturan yang mampu aku gores
tak terarah dan tak terbaca
mungkin hanya aku sendiri yang mampu mengartikannya
yaa..sebuah pengambaran dari suasana hati yang dirasa

tak pernah terfikir dan tak pernah diprediksi
semuanya mengalir mengikuti putarannya
dan aku menikmatinya
namun di satu sisi ternyata semua tak seperti yang diharapkan
aku sadar tak semuanya mengikuti apa yang ada di jalan pikiran
yang sepertinya mulus ternyata terjal,yang sepertinya halus ternyata kasar
yang sepertinya buruk ternyata baik,dan yang spertinya gelap ternyata malah terang

baik,aku mulai simpulkan
akan mengikuti apa yang memang sudah digariskan
namun aku tidak akan diam,jika memang harus diperjuangkan
mulai dari sekarang atau tidak sama sekali karena semuanya belum terlambat

tak tersadar kertas polos telah penuh dengan pena hitamku
dan ternyata benar dengan sedikit berceloteh dengan pena mampu mengurangi sedikit kegalauan

(kamis sore,des 2010)

Do’aku

Ya Allah Ya Tuhanku
Ampuni aku ketika belum sempurnanya puasaku
Belum lengkapnya rokaat shalatku
Belum rutinnya dzikir Asma-Mu
Belum teraturnya tutur kataku

Ya Allah Ya Tuhanku
Tanpa terasa hari Kemenangan tinggal mengitung waktu
Gema Takbirpun kan mulai diserukan
Bedug Masjid tak kalah ditabuh bersahutan
Asma-Mu pun mulai melantun diseluruh penjuru alam

Ya Allah Ya Tuhanku
Aku mengharap ridhomu agar pertemukan aku kembali dibulan suci-Mu
Amien Ya Robbal Alamin

“Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar….
Allahu Akbar Lailahailallah huwallahu Akbar Allahu Akbar Walillahilhamd…”

Taqaballahu minna waminkum
Taqaballahu ya karim..

Minal Aidzin wal Faidzin Wal Faidzin,mohon maaf lahir bathin ya teman hhh

Marhaban Ya Ramadhan

Wah..ga kerasa Ramadhan tnggal 1 hari lgi,ada rasa suka cita dan gembira ketika kita bisa menyambut datangnya bulan yg paling dimuliakan Allah.Yaitu bulan dimana semua pahala dan amalan akan dilipat gandakan.Bulan dimana penuh berkah dan pahala bertaburan.Tiap Ramadhan tiba jdi inget waktu kecil dulu.Dulu waktu masih belajar puasa dan kegiatan-kegiatan diMasjid yg slalu dilakukan tiap Ramadhan tiba.

Beberapa kegiatan yang dulu(waktu kecil) rutin banget dilakukan klo pas Ramadhan :

  • Padusan,atau membersihkan diri/mandi sebelum puasa tiba,biasanya klo kecil kita dah ribut cari tempat buat padusan,sperti kolam renang ataupun pemandian gt,rasanya klo ga padusan dikolam renang atopun dipemandian kurang sah,hehe..klo skarang mah padusan drmh aj,mandi yg bersih udh ckup.
  • Puasa Bedug,ini waktu awal2 belajar puasa dl mulai dari puasa bedug,nahh…pling suka klo pas hari jum’at,tau kenapa..??soalnya klo hari jum’at dzuhurnya agak lama jdi makannya juga agak lama,,hehe…. lll tpi itu mah dlu,klo skarang udah full
  • Teraweh bareng2 diMasjid,salah satu kelebihan teraweh itu kita jdi bisa kumpul ama tmen2 yg biasanya jarang ketemu,biasanya kan klo sholat pda dirmh sendiri2,nahh..klo pas traweh jdi kumpul dah,jdi skaligus mempererat silaturahmi.Klo skarang traweh ga pernah kmpul lgi soalnya udh pada sibuk sendiri2.
  • Tadarus Al-Quran,ini rutinitas yg dilakukan klo abist traweh,biasanya kita lngsung lanjut buat tadarusan kdang ampe malem,tpi herannya kok waktu itu mlah ga ngantuk ya..Klo skarang tadarus sendiri drmh,ga prnah dimasjid lgi.
  • Jalan2 shubuh,klo ini emang ga tiap hri pling klo pas hari minggu aj,biasanya kita bareng2 jln2 pagi ato juga naik sepeda plus maen petasan jjj hehe…(dlu pas waktu blm dilarang).Klo skarang mlah kgak pernah blas biasanya malah tidur,hehe..(menghemat tenaga ceritanya)
  • TPA+Ngaji sblum buka puasa,nah klo yg ini kita jdi nambah ilmu+memperdalam agama,biasanya kakak2 yg udh jdi utadz & ustadzah ngajarin kita tntang sholat,wudlu,puasa bahkan kita juga sering diceritain tntang nabi2.Hmmm…tpi itu waktu kecil dl,waktu msih aktif diMasjid klo skarang mah udh gedhe jdi ga pernah TPA lgi,pling2 cuma bantuin aj.

Kadang2 kangen waktu kecil dl,lgian skarang temen2 jg dah pda sibuk sendiri2(haduh malah nglantur…curcol <= mode on).Pasti temen2 jg punya pengalaman waktu Ramadhan kan,ayoo berbagi dunk….kkk

Ohya malah lupa Mumpung sblum Ramadhan,dhebu minta maaf ya klo ada salah2 kata atopun coment2 yg pernah nyinggung temen2 lll.Semoga bulan Ramadhan kali ini bsa lbh baik dari taon lalu,bisa puasa full sampai Idul Fitri,dan kita diberi keberkahan dan kemuliaan dari Allah,Amien ya Robbal Alamin…

Marhaban Ya Ramadhan”

Hanya Janji

Janji.. sebuah rangkaian kata yang tak pasti

Yang hanya akan menjadi kenyataan semu,antara iya dan tidak..

Banyak janji yang terumbar,tapi hanya sedikit yang jadi kenyataan

Kadang janji hanya sekedar bualan belaka

Bualan omong kosong yang tak ada arti

Janji bisa menentramkan dan menyejukkan

Namun bisa berbalik menjadi angan-angan yang bisa terhempas kapan pun

Semuanya karna ego manusia yang mudah berubah atau alasan karna berjalannya sang waktu

Sebuah sumpah saja tak begitu dihiraukan,apalagi hanya sebuah janji

Yaahh…sekarang semakin kumengerti

Janji hanyalah kiasan semata

Do’a Tulusku

” Seuntai do’a sederhana seorang anak kepada Tuhan untuk kedua orang tuanya “

Tuhan..

Berikanlah kesehatan keduanya,karena aku tidak akan kuat jika harus melihat mereka terkulai lemah dengan berbagai penyakit yang mengerogoti tubuhnya.

Tuhan…berikanlah kekuatan keduanya,agar ada tempat utuk bersandar ketika aku lemah dan terjatuh.

Tuhan…eratkanlah keduannya satu sama lain,agar mereka bisa berimbang dalam menentukan segala hal.

Tuhan...kasihanilah keduanya,karena mereka telah memberiku kasih sayang tanpa batas dari semenjak lahir hingga sekarang.

Tuhan…panjangkanlah umur keduanya,agar mereka bisa senantiasa menemaniku menapaki perjalanan hidup.

Tuhan…mudahkanlah dan berikan kelancaran pada mereka dalam mencari rejeki serta tunjukkanlah rejeki mana yang halal,agar ketika mereka sudah tiada tidak ada malaikat yang menghukumnya karena memberikan rejeki yang tidak halal bagi anak-anaknya dan ampunilah semua dosa-dosa keduanya.

Dan yg terakhir Tuhan…

Ijinkanlah aku untuk membahagiakan dengan caraku dan untuk baktiku do’a tulus akan selalu kupanjatkan untuk mereka,agar setidaknya aku sudah berusaha untuk membalas semua yang diberikan,walaupun mungkin itu tidak cukup untuk menggantikan semuanya.

terimakasihku Tuhan pada-Mu karena Engkau telah memberiku orang tua yang begitu bijak dan tulus dalam hidupku…

Amien Ya RobbaL Allamin…